My Passion – Fashion ( Pendidikan / Education)


Assalamualaikum,

hai , kali ini saya akan membahas mengenai my passion yaitu fashion, saya akan bercerita mulai dari pendidikan, karir, bisnis, karya dan lainnya.

Saya akan mulai dari pendidikan fashion, saya adalah lulusan dari SMKN 9 Bandung jurusan Fashion Design tahun lulus 2010-2011, apa aja sih yang di pelajari di SMKN 9 Bandung mengenai fashion?

Pada awal semester saya belajar mengenai peralatan dan macam – macam mesin yang digunakan di industri fashion , peralatannya mulai dari sekoci, palet, pendedel, jarum, dan lainnya masih banyak lagi, untuk mesin saya belajar tentang mesin jahit manual / klasik yang bisa berfungsi tanpa listrik , cara pakainya itu di kayuh atau bahasa sunda nya di boseh pake kaki, ada juga yang di putar dengan tangan, saya juga belajar mesin jahit modern yang sudah menggunakan dinamo dan listrik untuk menggerakannya.

Banyak sekali jenis mesin jahit, mesin obras, mesin pembuat kancing, mesin bordir yang di gunakan di industri fashion, mulai dari yang ukurannya kecil sampai mesin besar yang digunakan di pabrik – pabrik garment.

Selanjutnya saya belajar tentang jenis – jenis bahan kain, bahan furing / pelapis, benang, kain keras untuk kerah, manik – manik seperti payet ( beads ) , pearl imitation , crystal dan lainnya. Pastinya belajar tentang cara membuat desain pakaian, membuat proporsi tubuh dengan berbagai skala, membuat proporsi tubuh berbagai usia dan gender.

Terus kapan jahit bajunya?

Sabar, setelah memahami peralatan , bahan dan desain, saya belajar membuat pola baju sederhana, secara bertahap naik lagi membuat pecah pola baju sesuai desain, dan hingga akhirnya membuat baju dengan pola yang sudah di buat.

Setelah membuat pola atau pattern making, baru lah saya belajar memotong bahan sesuai dengan pola yang sudah dibuat, beda bahan beda cara memotongnya, setiap bahan kain memiliki karakteristik berbeda sehingga harus sangat di perhatikan arah serat kain, ketebalan lain, motif kain, sebelum meletakan pola dan memotongnya / cutting.

Selanjutnya mulai lah menjahit / sewing, ditahap ini prosesnya cukup panjang, diperlukan ketelitian dan kesabaran. Tahap selanjutnya adalah finishing menyetrika , membuang benang, memasang manik manik, sampai ready untuk di pakai / di packing.

Saya juga belajar membuat kemeja, rok, celana, kebaya, gaun pesta, blazer, dan masih banyak lainnya. Tidak hanya menjahit saya juga belajar membordir, merajut, strimin, membuat aksesories fashion seperti anting, gelang , kalung dan lainnya.

Banyak ya yang di pelajari di SMKN 9 Bandung, I am so proud to be the part of this awesome school.

Selanjutnya saya melanjutkan pendidikan fashion saya ke Intermodel Bandung pada tahun 2012, Intermodel adalah sekolah fashion di kota Bandung yang mengajarkan mengenai desain dan produksi fashion lebih mendalam lagi. Kebetulan mamah saya tercinta adalah alumni dari sekolah Intermodel ini, jadi ibu dan anak 11 -12 lah ya.

Apa aja sih yang dipelajari di Intermodel Bandung?

Banyak banyak banyak sekali, kalau di SMKN 9 Bandung saya belajar dari 0 sampai bisa membuat pakaian sendiri, di Intermodel saya belajar mendalami sejarah fashion, seni berekspresi dalam desain pakaian, macam – macam teknik mewarnai, teknik menggambar, dan lainnya.

“Seorang desainer bukan hanya bisa menggambar busana, tapi seorang desainer itu dapat memahami proses dibalik karya busananya” – My mom, 2010.

Terima kasih sudah membaca tulisan saya mengenai my passion – fashion yang membahas mengenai pendidikan saya di dunia fashion, di artikel selanjutnya saya akan membahas mengenai karir saya di fashion industry. KISSES!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s